Cara Pintar Merawat Karpet Bulu

Beberapa tahun belakangan ini karpet bulu sedang menjadi primadona. Karpet ini bisa digunakan untuk bermain bersama anak tercinta, untuk menonton TV dan lainnya, itulah mengapa jenis karpet ini memiliki banyak peminat. Motif yang lucu, warna yang beragam, tekstur lembut dan hangat menjadi daya tarik dan pilihan bagi sebagian besar orang.

Namun Anda perlu ekstra hati-hati dalam merawat jenis karpet ini. Dengan bahan sensitif dan serat bulu yang mudah rontok, tentu menjadi masalah tersendiri. Masalah lainnya adalah mudahnya tersimpan debu dalam serat bulu. Itulah mengapa Anda harus memiliki cara tersendiri untuk merawat dan membersihkannya. Inilah beberapa cara yang perlu diterapkan untuk merawat karpet kesayangan Anda:

  1. Peletakan karpet
    Meletakkan karpet di mana saja memang tidak jadi masalah, namun Anda perlu mempertimbangkan jika penempatan karpet adalah di sekitar jendela atau pintu. Tentu saja dengan alasan bahwa karpet seperti ini sangat rentan terhadap debu. Apabila Anda menempatkannya dekat jendela atau pintu, maka karpet debu bisa lebih banyak menempel pada serat debu, jadi perhatikan penempatannya.
  2. Sedot debu dalam karpet dengan alat penghisap debu|
    Membersihkan karpet dengan alat penyedot debu adalah cara paling sederhana. Tentunya pembersihan ini dilakukan secara berkala karena karpet bulu sangat rentan terhadap noda dan bau menyengat. Anda bisa membersihkannya seminggu sekali dengan penyedot debu dan dilanjutkan dengan menjemur karpet di bawah sinar matahari.

  3. Hilangkan bau dengan racikan buatan sendiri
    Mengingat karpet yang sangat sensitif terhadap bau, maka Anda harus memiliki cara khusus untuk menghilangkan bau tersebut. Jika terdapat bau tidak sedap pada karpet karena berbagai alasan, Anda tidak perlu langsung mencucinya. Anda bisa menerapkan tips yang satu ini. Pertama, buat ramuan penghilang bau sendiri dengan bahan 1 cangkir boraks, 2 cangkir tepung jagung dan setengah cangkir baking soda. Campurkan semua bahan sampai tercampur rata, setelah itu Anda cukup menaburkan racikan tadi ke karpet yang berbau. Tunggu sekitar 30 menit dan sedot kembali dengan penyedot debu. Bau tak sedap pun menghilang. Namun yang perlu diingat, saat Anda melakukan aktivitas ini, jauhkan anak-anak dan hewan peliharaan dari sekitar lokasi pembersihan.

  4. Memakai cuka untuk hilangkan noda
    Sedangkan untuk karpet dengan noda terlihat, Anda juga bisa menggunakan pembersih buatan sendiri dengan bahan yang mudah didapat. Bahannya adalah campuran deterjen, cuka dan air hangat. Masukkan ke dalam botol semprot, lalu semprotkan ke area yang terkena noda. Tak perlu menyemprot terlalu banyak, karena karpet yang basah bisa mengundang jamur.

  5. Mencuci karpet dengan mesin cuci? Boleh saja
    Mencuci karpet secara manual memang berat dan melelahkan. Mesin cuci pun jadi pilihan. Namun Anda tidak boleh sembarangan dalam mencucinya, karena bisa saja serat bulu karpet rontok seluruhnya ke mesin cuci. Anda bisa mencoba memasukkan karpet ke dalam kain katun, misalnya sarung bantal. Ini bertujuan agar serat bulu tidak bersentuhan langsung dengan mesin cuci. Lalu cuci dengan kecepatan pelan saja, bilas seperti biasa dan keringkan. Jemur karpet hingga kering dengan sempurna.

Itulah beberapa cara sederhana untuk merawat dan membersihkan karpet bulu. Dan satu hal lagi, setelah Anda mencuci karpet, jemur karpet hingga benar-benar kering karena karpet yang basah bisa menimbulkan bau tak sedap dan bisa mengundang jamur. Selamat mencoba.

https://www.bukalapak.com/trending

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *